COACHING PENGAWASAN

Coaching Pengawasan Waktu Pelaksanaan 1 Hari Jumlah Jam : 2 JP

DESKRIPSI

Coaching pengawasan mengacu pada proses di mana seorang pengawas atau atasan memberikan dukungan, bimbingan, dan pengembangan kepada anggota tim atau bawahannya. Tujuan dari coaching pengawasan adalah untuk meningkatkan kinerja, mengembangkan potensi, dan memfasilitasi pertumbuhan individu dalam lingkungan kerja.

Dalam coaching pengawasan, pengawas tidak hanya berfokus pada memberikan perintah atau instruksi kepada bawahannya, tetapi juga berusaha untuk:

  1. Mengidentifikasi Potensi dan Kekuatan: Melalui proses coaching, pengawas dapat mengenali potensi, kekuatan, dan bakat individu dalam tim. Ini membantu dalam penempatan yang tepat dalam peran yang sesuai dengan kemampuan mereka.
  2. Menetapkan Tujuan dan Rencana Tindakan: Pengawas dan bawahan bersama-sama merumuskan tujuan yang realistis dan terukur, serta merencanakan tindakan konkret untuk mencapai tujuan tersebut.
  3. Memberikan Umpan Balik Konstruktif: Pengawas memberikan umpan balik yang jujur dan konstruktif tentang kinerja individu. Ini melibatkan pengakuan terhadap prestasi yang baik serta identifikasi area yang memerlukan perbaikan.
  4. Mendorong Pertumbuhan Pribadi dan Profesional: Coaching mengutamakan pengembangan individu baik dalam hal keterampilan teknis maupun ‘soft skills’ seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan resolusi konflik.
  5. Membantu dalam Menyelesaikan Tantangan: Pengawas membantu individu dalam mengatasi hambatan dan tantangan dalam pekerjaan mereka, memberikan pandangan luar yang berharga dan saran dalam menemukan solusi.
  6. Mempertajam Keterampilan Manajerial: Bagi pengawas, coaching pengawasan dapat membantu meningkatkan keterampilan manajerial seperti kemampuan berkomunikasi dengan efektif, memahami dan mengelola dinamika tim, serta memfasilitasi kolaborasi.
  7. Mengembangkan Hubungan Kerja yang Positif: Melalui pendekatan coaching, hubungan antara pengawas dan bawahan dapat menjadi lebih kolaboratif dan saling mendukung.

Penting untuk diingat bahwa coaching pengawasan bukanlah bentuk pengawasan otoriter, tetapi lebih kepada pendekatan kolaboratif yang memberikan ruang untuk pertumbuhan dan pembelajaran. Dalam lingkungan kerja yang kompetitif dan terus berubah seperti saat ini, pendekatan coaching semacam ini dapat membantu organisasi dalam mencapai kinerja yang lebih baik dan pengembangan berkelanjutan.

  • Phone
  • Mail
  • WhatsApp
× Send
Scroll to Top